ASI vs Susu Formula, Mana Yang Baik Untuk Bayi?

Perdebatan masalah ASI vs Susu Formula memang tidak akan pernah ada habisnya. Sering diperdebatkan di masyarakat, mana yang lebih baik bagi bayi. Kita setuju bahwa menyusui ASi lebih baik untuk bayi yang baru lahir. Tetapi bukan berarti ibu yang memberikan susu formula, tidak ingin hal yang baik untuk anaknya. Karena ada banyak hal yang mempengaruhi pemberian asi atau susu formula ke bayi. Mungkin ibu ingin memberikan asi tetapi karena susu tida mau keluar, mau tidak mau harus memberikan susu formula ke bayi yang baru lahir.

asi vs susu formula amankah

Perbedaan Manfaat ASI vs Susu Formula

Supaya tahu mana yang lebih baik, anda harus tahu manfaat dari asi dan susu formula. Sehingga bisa memberikan yang terbaik untuk bayi anda.

  • Manfaat Menyusui Dengan ASI

Berikut ini manfaat menyusui bayi yang baru lahir dengan ASI

  • Asi memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik bagi tubuh. Asi memiliki sistem kekebalan tubuh yang bisa ditemukan pada protein. Seperti lgA dan Lactoferin. Kedua protein tersebut berfungsi untuk melindungi bayi dari infeksi kuman, virus, bakteri atau parasit. Menurut sebuah penelitian, memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan bisa mengurangi angka kematian pada bayi, yang disebabkan oleh radang paru-paru, diare, dan lainya.
  • Asi lebih mudah dicerna oleh bayi daripada susu formula. Hal inilah yang membuat ASI bisa mencegah terjadinya perut kembung dan sembelit pada bayi.
  • ASI mampu menurunkan risiko terjadinya kematian bayi mendadak di tahun pertama
  • ASI bisa meningkatkan kecerdasaan anak. Menurut sebuah penelitian, Bayi yang mengkonsumsi ASI eksklusif mempunyai fungsi kognitif yang lebih tinggi.
  • Asi membuat bayi memiliki kekebalan tubuh yang lebih tinggi dan bisa terhindar dari berbagai jenis penyakit di kemduian hari. seperti asma, obesitas, diabetes, kolestertol, leukimia dan masih banyak lainnya.
Baca Juga  Ibu Menyusui Minum Es, Boleh Atau Tidak?

Masalah ASI vs Susu formula ini memang harus dipikirkan resiko dan alasannya. Karena setiap orang memiliki alasan yang berbeda-beda. Memberikan asi pada bayi baru lahir, tidak hanya baik untuk bayi tetapi juga bagi ibu. Wanita yang menyusui bisa mengurangi resiko terkena penyakit diabetes, kanker payudara, osteoporosis, penyakit janutng, dan kanker ovarium. Selain itu menyusui bisa menjadi cara paling mudah untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan. Menyusui bisa membakar kalori banyak sekali.

  • Manfaat Memberikan Susu Formula

Lalu apa perbedaan manfaat memberikan susu asi dengan susu formula. Berikut ini penjelasannya:

  • Bayi yang mengkonsumsi susu formula lebih mudah diberi susu kapan pun dan oleh siapapun. Tidak tergantung dengan sang ibu yang menyusui dengan asi.
  • Lebih fleksibel, karena anda tidak perlu memompa asi saat bekerja. Anda bisa memberikan susu formula pada penitipan atau pengasuh di rumah.
  • Siapapun bisa memberikan susu formula ke bayi, entah itu siang atau malam hari. tergantung kondisi bayi, tidak seperti asi yang hanya ibu saja yang bisa memberikannya
  • Susu formula tidak mudah dicerna bayi dengan cepat. Oleh karena itu pemberiannya bisa dijadwal dengan mudah
  • Ibu menyusui tidak perlu khawatir dengan makanan yang di konsumsi karena tidak mepengaruhi produksi asinya.
Baca Juga  Ibu Menyusui Minum Obat Flu, Amankan?

Keputusan untuk menyusui dengan Asi atau susu formula untuk bayi tergantung dengan kondisi. Tentunya disesuaikan dengan kondisi fisik, tingkat kenyamanan, gaya hidup dan lainya. Misalnya susu asi ibu tidak keluar, putting yang terlalu kecil, ibu sedang dalam pengobatan tertentu, dan masih banyak lainya. Jika masih memaksakan memberikan Asi, tidak bisa memenuhi kebutuhan asupan gizi bagi bayi.,. akhirnya anda harus memberikan susu formula untuk buah hati anda. Jika kondisi tubuh sehat dan asi keluar dengan baik, memang lebih baik memberikan asi. Karena asi vs susu formula tetap lebih baik asi.

Aturan Pemberian Susu Formula Yang Tepat

asi vs susu formula baguskah

Tidak seperti asi, pemberian susu formula harus diberikan dengan aturan yang tepat. Karena kandungan nutrisi di dalam susu formula berbeda dengan susu asi. Bahkan kandungan gulanya sangat tinggi, jika diberikan dengan aturan yang tepat akan membuat obesitas pada bayi. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Frekuensi dan jumlah pemberian susu formula

Anda harus memperhatikan frekuensi dan jumlah pemberian susu formula ke bayi. Susu formula lebih sulit dicerna bayi daripada asi. Anda tidak bisa memberikan susu formula sebanyak memberikan susu asi. Apalagi ukuran lambung bayi masih kecil. Selain itu perhatikan umur bayi, karena setiap usia membutuhkan asupan yang berbeda-beda.

  • Jaga Kebersihan Botol Bayi
Baca Juga  Bolehkan Ibu Menyusui Makan Durian?

Botol bayi menjadi salah satu sarang penyakit, ada banyak kuman, bakteri dan virus yang menempel di botol bayi. Oleh karena itu anda harus menjaga kebersihan botol bayi. Pastikan untuk menggunakan botol bayi yang steril. Bersihkan dengan air hangat dan sabun khusus botol bayi. Jangan dibersihkan dengan sembarangan, apalagi menggunakan busa bekas cucian lainnya. inilah bedanya asi vs susu formula, jika menggunakan asi anda tidak memikirkan masalah kebersihan botol.

  • Cara Membuat dan Penyimpanan Susu

Sajikan susu formula sesuai dengan yang tertera di kemasan. Jangan membuat susu yang terlalu kental atau terlalu encer, karena tidak baik bagi bayi. Jangan lupa untuk menggunakan air yang bersih. Penyimpanan susu juga harus diperhatikan. Letakan di tempat yang bersih supaya tidak terkontaminasi zat lainya.

Kesimpulannya, masalah asi vs susu formula tergantung dengan kondisi ibu dan bayi. Semuanya baik dilakukan, tetapi lebih baik untuk memberikan asi.