Boleh Tidaknya Ibu Menyusui Minum Yakult Dilihat Dari Kandungan dan Manfaatnya

Di antaranya banyak minuman, anda pasti pernah mendengar satu minuman bernama Yakult. Meski kemasannya kecil, rasanya yang nikmat membuat kita ketagihan. Lalu, apakah Yakult bisa diminum siapa saja termasuk ibu menyusui? Seperti yang anda ketahui, ibu hamil bahkan sampai ia menyusui tidak boleh makan dan minum sembarangan. Apa yang sang ibu makan dan minum akan memberi pengaruh pada produksi ASI yang diminum si bayi. Lalu apakah diperbolehkan perihal ibu menyusui minum Yakult? Apakah aman dan sehat? Untuk menjawabnya, kita lihat kandungan dan manfaatnya.

amankah Ibu menyusui minum Yakult

Kandungan Yakult Yang Perlu Untuk Dikenali

Setiap produk pasti memiliki kandungannya masing-masing. Untuk mengetahui manfaat Yakult bagi tubuh, mari kita cari tahu satu per satu kandungannya tersebut. Pertama, Yakult mengandung gula yang berupa Glukosa, Sukrosa, atau Dekrosa. Kandungan ini dimaksudkan untuk keseimbangan rasa asam dan manis. Kedua, Yakult juga mengandung bakteri bernama Lactobacillusu Casei Shirota Strain sebanyak 6,5 sampai 8 milyar dalam setiap 65mL-nya. Minuman ini pembuatannya melalui proses fermentasi. Perubahan robosa menjadi asam asetat dan asam laktat adalah tugas bakteri itu.

Susu bubuk skim dan gula dicampur dengan bakteri tersebut dan saat itulah proses fermentasi dimulai. Namun, hanya karena bakteri digunakan dalam pembuatannya, bukan berarti tidak boleh busui minum minuman Yakult. Ketiga, seperti yang diketahui, terdapat kandungan susu bubuk skim juga dalam minuman Yakult. Susu bubuk skim inilah yang bekerja sebagai pemicu reaksi fermentasi yang terjadi pada susu. Keempat, ada perisa tambahan dalam Yakult juga. Kandungan ini jugalah yang menyeimbangkan rasa. Dengan begitu, rasa Yakult yang sesuai pun bisa dirasakan di mulut kita.

Baca Juga  Kesehatan Ibu dan Anak: Apakah Boleh dan Baik Bila Ibu Menyusui Minum Soda Susu?

Kelima, air sudah jelas menjadi salah satu kandungannya juga. Inilah kelima kandungan yang dimiliki oleh Yakult. Dari sini, seharusnya anda sudah bisa memahami dari mana rasa nikmat Yakult berasal. Namun, kita perlu mengetahui lebih jelas manfaat apa yang terkandung  di dalamnya. Kemudian, baru kita bisa mengetahui apakah minum minuman fermentasi Yakult dapat dilakukan oleh ibu menyusui. Jangan lupakan bahwa apa yang ibu minum itu pasti akan mempengaruhi kualitas ASI. Begitu ASI diminum oleh bayi, pengaruhnya dalam ASI juga pada akhirnya akan mempengaruhi bayi.

Manfaat Yakult Untuk Kesehatan Tubuh Kita

bolehkah Ibu menyusui minum Yakult

Perlu anda ketahui bahwa ada beberapa manfaat yang bisa kita garis bawahi dari minuman Yakult ini. Dengan begitu, kita akan tahu boleh atau tidak ibu menyusui minum Yakult. Pertama, manfaat dari Yakult adalah dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita. Perlu anda ketahui bahwa bila seorang ibu kelelahan, maka hal itu akan mempengaruhi kualitas ASI si ibu. Karena itulah, kita butuh asupan untuk tubuh yang dapat meningkatkan imunitas tubuh dan hal inilah yang bisa dilakukan dengan mengkonsumsi Yakult dua kali per harinya. Namun, ini bukan satu-satunya manfaat Yakult.

Masih ada manfaat lain yang perlu anda ketahui. Kedua, Yakult memiliki kemampuan untuk menekan pertumbuhan bakteri yang jahat dalam usus. Seperti yang anda ketahui, usus adalah salah satu organ penting dalam tubuh. Karena ibu menyusui harus tetap sehat, kesehatan usus penting untuk dijaga. Karena pada dasarnya, ibu menyusui tidak akan dapat memproduksi ASI dengan baik tanpa tubuh yang sehat. Hanya kelelahan saja, kualitas ASI pun terpengaruhi. Mempertimbangkan manfaat ini, ide ibu menyusui minum Yakult bukanlah sesuatu yang buruk bagi kita untuk dilakukan.

Baca Juga  Cara Pemberian ASI Pada Bayi Baru Lahir yang Benar Agar Tidak Muntah

Ketiga, Yakult juga dapat bekerja mengurangi racun dalam usus. Tanpa kita sadari, sebenarnya racun juga ada dalam tubuh kita. Racun ini bisa datang dari mana saja dan seperti yang anda ketahui racun ini perlu dikeluarkan dari tubuh kita. Racun biasanya dikeluarkan melalui keringat. Namun, untuk racun dalam usus, racun akan dikeluarkan melalui feses. Bila tidak dikeluarkan, racun tersebut akan menjadi ancaman kesehatan pencernaan si ibu. Untungnya, Yakult juga berperan dalam proses detoksifikasi sehingga ide ibu menyusui minum Yakult menjadi sebuah kemungkinan positif di sini.

Apa Yakult Benar Boleh Untuk Ibu Menyusui?

Dari diskusi di atas, kita tentu dapat menyimpulkan bahwa ada banyak manfaat yang dapat Yakult berikan untuk kita. Malahan, tidak ada hal yang dapat memperburuk kesehatan sang ibu. Adanya, Yakult menunjang kesehatan ibu dalam berbagai hal agar produksi ASI tetap berjalan sebagai mana mestinya. Perlu anda ketahui bahwa jumlah ASI yang tidak cukup tidak akan memuaskan bayi dan skenario terburuknya dapat menyebabkan dehidrasi padanya. Minum Yakult untuk ibu sehat memang adalah wacana yang benar dan bukan tanpa alasan. Manfaatnya sudah jelas kita ketahui.

Baca Juga  Mengetahui Beragam Kandungan ASI Eksklusif

Dengan meningkatkan kekebalan tubuh misalnya, si ibu akan terhindar dari penyakit dan demikianlah kesehatan tubuh kita dapat terjaga. Ingat bahwa kelelahan saja dapat mempengaruhi jumlah dan kualitas ASI. Ya, ibu menyusui boleh meminum minuman ini. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, konsumsi Yakult tidak boleh terlalu berlebihan. Tidak ada hal yang baik datang dari sesuatu yang dilakukan melebihi batas wajar. Kedua, Yakult lebih baik diminum setelah keluar dari pendingin. Pendingin bekerja menjaga bakteri dalam Yakult tidak rusak.

Ketiga, kita juga perlu memastikan bahwa Yakult masih jauh dari tanggal kadaluarsa. Bagaimana pun juga produk mendekati kadaluarsa sudah mulai tidak layak untuk dikonsumsi, apalagi untuk ibu menyusui yang masih harus menyusui bayinya. Keempat, jika anda masih belum yakin 100%, anda bisa mengkonsultasikan apakah boleh ibu menyusui minum Yakult terlebih dahulu dengan dokter. Dengan begitu, anda akan lebih tenang mengkonsumsi Yakult-nya dan menyusui si bayi. Rasanya pun enak untuk dinikmati. Tidak ada salahnya mengkonsumsi minuman yang menyehatkan, bukan?