Obesitas Pada Ibu Hamil

Ibu hamil obesitas – obesitas, adalah penyakit yang membuat seseorang yang menderita penyakit itu, mempunyai masalah kelebihan berat badan. Tetapi bagaimana, jika yang menderita penyakit obesitas adalah ibu yang sedang mengandung? Bisa jadi sang ibu akan mempunyai beberapa masalah yang akan dideritanya nanti.

Penyebab Ibu Hamil Obesitas

Ibu Hamil Obesitas
Biasanya ibu hamil obesitas, diakibatkan karena meminum kopi dan minuman yang mengandung kafein terlalu banyak, dan nantinya akan mempunyai anak yang memiliki penyakit sama, yaitu kelebihan berat badan.
Ini karena para peneliti pernah mempelajarin data asupan pada 51 ribu ibu, dan mengubungkannya terhadap kenaikan berat badan pada anaknya selama masa bayi.
Dibandingkan dengan ibu yang mengkonsumsi kafein kurang dari 50 miligram atau kurang dari setengah cangkir kopi per harinya, akan berbeda dengan ibu hamil yang rata-rata mengkonsumsi kafein melebihi 50-199 miligram per harinya atau bisa dibilang setengah sampai dua cangkir kopi perhari nya, karena akan memiliki kecenderungan 15% persen lebih besar untuk melahirkan bayi dengan berat badan yang lebih berat disaat usia satu tahun.
Jika diansumsi kan, berarti ibu hamil yang mengkonsumsi kopi lebih dari satu cangkir akan memiliki kemungkinan lebih besar melahirkan anak dengan berat badan berlebih dibanding dengan yang hanya mengkonsumsi kopi satu cangkir saja.
Untuk asupan kafein sangat tinggi, perkiraan nya adalah sekitar 300 miligram per harinya, dan mempunyai kecenderungan melahirkan bayi yang melebihi berat badan sekitar 45%.
DR Eleni Papadopoulou penulis utama penelitian, dari Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia, berkata bahwa, “Tingginya asupan kafein selama kehamilan berhubungan dengan kelebihan pertumbuhan sejak masa bayi dan kemudian obesitas di masa anak-anak.”
Tentang riset kafein terhadap ibu hamil tersebut, Papadoulou mengatakan melalui pos-el, “Hasilnya mendukung rekomendasi yang ada saat ini untuk membatasi asupan kafein selama kehamilan menjadi kurang dari 200 miligram kafein per hari.”
Dikarenakan hasil membutikkan bahwa ibu hamil yang mengkonsumi kafein (tidak hanya terkandung pada kopi) akan mengakibatkan mempunyai risiko berat badan berlebih pada bayi dan sang ibu sendiri. Hal itu bisa menjadi pembelajaran pada sang ibu, bahwa pada masa kehamilan tidak boleh mengkonsumi minuman berkafein dan soda sama sekali, tambah Papadoupoulou.
Ibu Hamil Obesitas

Papadoulou pun menambahkan, dengan berkata, “Penting bagi perempuan hamil untuk mengetahui bahwa kafein tidak hanya terkandung dalam minuman kopi, tapi ada juga di minuman-minuman ringan berkafein (misalnya minuman rasa cola dan minuman penambah energi), bisa menyumbangkan kadar kafein dalam jumlah yang cukup besar.”

Baca Juga  Calon Ibu Susah Tidur? Cobalah Cara Ini!

Memang, belum ada sama sekali penelitian yang membuktikan berapa tingkat kafein yang aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan berlangsung. Ini dikarenakan secara etika, pada ilmuwan tidak diperbolehkan untuk menguji suplemen atau obat-obatan yang diberikan kepada sang ibu, apakah akan berpotensi merugikan sang ibu atau pun bayi yang mereka kandung.

Meski sudah diteliti dan sudah ada hasil penelitian nya, masih ada lebih dari tiga perempat ibu hamil melaporkan bahwa mereka pernah mengkonsumsi kafein selama masa kehamilan. Dengan adanya hasil studi ini, seharusnya para ibu hamil bisa lebih mengingat pentingnya menjaga konsumsi kafein kurang dari 200 miligram sehari nya, Kata Lisa Bodnar, peneliti dari kesehatan masyarakat dari Universitas Pittsburgh yang tidak lerlibat dalam penelitian.

Baca Juga  Nih, Tips Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil

Bodnar melanjutkan melalui pos-el, dengan mengatakan, “Kafein dalam kandungan mungkin bisa mengubah perkembangan otak,” “Ini penting karena otak memiliki pengaruh kuat pada nafsu makan.”
Memang, seharusnya pada masa kehamilan, para ibu hamil harus bisa menjaga bayi yang dikandu

ngnya dengan baik dan benar. Dengan mengatahui hal ini, para sang ibu seharusnya sudah bisa menekan angka kemungkinan bayi yang mereka kandung memiliki penyakit obesitas. Selain tidak boleh mengkonsumsi kafein dan soda, masih banyak lagi yang harus dipelajari dan diketahui, karena nantinya akan berdampak kepada sang bayi dan ibu sendiri.

Sang ayah juga harus bisa menjaga sang ibu dari segala hal yang merugikan, dengan mencari informasi apa saja yang tidak boleh dikonsumsi dan apa saja yang harus dikonsumsi. Karena jika hanya sang ibu yang menjaga kebiasaan nya, nanti malah sang ibu akan kerepotan dan kelelahan karena tidak ada yang membantu.

Baca Juga  Obat Ambeien Untuk Ibu Hamil, Paling Mujarab

Sedangkan untuk ibu hamil obesitas, setidaknya bisa menjaga berat badan nya tidak naik lagi, dengan cara menjaga konsumsi makanan yang sehat seperti sayuran dan tidak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan berkolesterol. Dengan begitu, bukan hanya sang ibu yang mendapatkan manfaat nya, tetapi juga sang bayi.

Demikian artikel ibu hamil obesitas ini. Semoga dengan adanya artikel ibu hamil obesitas ini dapat membantu anda, dan bisa menambah wawasan anda tentang masa kehamilan. Jagalah masa kehamilan anda, karena bisa jadi nantinya akan berefek berkepanjangan terhadap sang anak. Sekian dan terima kasih telah membaca!